Salah menentukan prioritas membuat keuangan cepat goyah. Pelajari cara menyusun prioritas keuangan agar penghasilan terasa lebih cukup dan terarah!
Prioritas keuangan adalah urutan kebutuhan dan tujuan keuangan yang ditetapkan berdasarkan tingkat kepentingan dan dampaknya terhadap kondisi finansial.
Dengan memiliki prioritas keuangan yang jelas, pengelolaan uang menjadi lebih terarah karena setiap pemasukan dialokasikan terlebih dahulu untuk hal-hal yang paling penting sebelum digunakan untuk keinginan lain.
Baca juga: 7 Aplikasi Dompet Digital yang Praktis Digunakan
Prioritas Keuangan yang Benar
Dalam mengelola keuangan, menyusun prioritas ini seringkali digambarkan dalam bentuk piramida. Oleh karena itu, susunan prioritas keuangan yang tepat sering disebut sebagai piramida keuangan.
Piramida keuangan adalah konsep yang menggambarkan tahapan dalam membangun kondisi keuangan yang sehat dan berkelanjutan, dimulai dari kebutuhan dasar hingga perencanaan jangka panjang.
Piramida keuangan terdiri dari 4 tingkatan yang urutannya disesuaikan dengan skala kebutuhan. Tingkat paling bawah adalah Financial Basic, lalu Financial Safety, Financial Growth, Financial Freedom.
- Financial Basic, memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari;
- Financial Safety, mempersiapkan keuangan untuk menghadapi situasi darurat;
- Financial Growth, membangun keuangan untuk jangka panjang;
- Financial Freedom, memiliki penghasilan pasif sehingga merdeka secara finansial.
Baca juga: Keputusan Investasi: Dasar, Tahapan, dan Tips Melakukannya
Menyusun Prioritas Berdasarkan Piramida Keuangan
Lalu bagaimana cara menyusun prioritas keuangan berdasarkan konsep piramida keuangan? Berikut urutan prioritas yang harus kamu penuhi.
1. Financial Basic
Tahap awal ini berfokus pada evaluasi arus kas pribadi. Kamu perlu melihat apakah pemasukan dan pengeluaran sudah seimbang serta mulai membagi pendapatan ke beberapa pos keuangan menggunakan pola yang terstruktur.
Kondisi financial basic bisa dikatakan sehat ketika kamu mampu memenuhi kewajiban rutin seperti cicilan rumah, tetap bisa menikmati pengeluaran di luar kebutuhan pokok, serta sanggup membayar utang secara tertib dan tepat waktu.
2. Financial Safety
Setelah arus kas berjalan stabil, perhatian berikutnya adalah melindungi kondisi keuangan dari berbagai risiko tak terduga.
Di tahap ini, menabung secara konsisten, membangun dana darurat, dan memiliki perlindungan finansial menjadi kebutuhan utama.
Financial safety tercapai ketika kamu sanggup memenuhi beberapa indikator berikut:
- Menabung rutin;
- Mampu memenuhi kebutuhan keuangan dalam 1 tahun ke depan;
- Memiliki dana yang cukup jika terjadi krisis (misal 6 kali pendapatan bulanan);
- Memiliki dana yang cukup untuk bertahan hidup ketika kehilangan pekerjaan (minimal 6 kali pengeluaran bulanan);
- Mampu membayar biaya pengobatan tanpa mengganggu rencana keuangan;
- Memiliki dana yang cukup untuk memenuhi 12 bulan kebutuhan keluarga jika meninggal.
3. Financial Growth
Jika pondasi dan perlindungan keuangan sudah kuat, fokus berikutnya adalah pertumbuhan aset. Uang yang dimiliki tidak lagi hanya disimpan, tetapi mulai diinvestasikan sesuai profil risiko.
Pada tahap ini, perencanaan masa pensiun juga menjadi hal penting agar standar hidup tetap terjaga di masa depan. Indikatornya terlihat dari kepemilikan portofolio investasi dan kesiapan dana untuk memasuki usia pensiun.
4. Financial Freedom
Ini adalah fase ketika aset yang kamu bangun sudah mampu menghasilkan pemasukan secara mandiri. Kebutuhan hidup tidak lagi bergantung pada gaji karena sumber penghasilan berasal dari hasil investasi.
Pada tahap ini, kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan meskipun tidak lagi bekerja. Ciri utamanya adalah adanya penghasilan pasif yang mengalir secara rutin dan berkelanjutan.
Itulah ulasan mengenai prioritas keuangan yang tepat. Punya prioritas keuangan yang jelas juga sangat penting sebagai motivasi dan menanamkan kedisiplinan untuk menabung dan berinvestasi.
Terlebih sekarang banyak platform yang bisa membantu mempermudah kamu dalam mencapai tujuan keuangan.
Salah satunya adalah superapps dari OCBC, yaitu OCBC mobile. Aplikasi ini punya fitur bernama Life Goals yang membantu kamu mewujudkan tujuan keuangan, seperti wedding dream, liburan ke luar negeri, perjalanan religi, pendidikan anak, hingga pensiun.
Cara membuat Life Goals juga sangat mudah, kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut:
1. Membuat Life Goals
- Login OCBC mobile dan pilih menu Life Goals
- Klik Rencanakan Life Goals untuk mulai menyusun target dan membuat Life Goals
- Pilih kategori Life Goals sesuai kebutuhanmu dan Lengkapi data sesuai petunjuk
- Cek hasil Ringkasan Life Goals lalu klik Simpan. Life Goals berhasil dibuat!
2. Beli Produk Investasi dan Hubungkan ke Life Goals
- Klik Lihat Detail Life Goals dan pilih Beli Produk Investasi
- Pilih produk investasi. Jika bingung pilih produk investasi yang tepat, klik Bantu Saya Pilih. Kemudian klik Pesan dan Lanjut
- Klik Hubungkan ke Life Goals dan pilih salah satu Life Goals yang ingin dihubungkan
- Jika Life Goals berhasil terhubung, klik Beli dan lanjutkan transaksi sampai selesai
3. Pantau Progress Life Goals
- Buka menu Life Goals dan klik kategori Life Goals yang telah Anda buat
- Lihat rincian Life Goals yang telah berjalan
- Jika ingin edit, hapus atau bagikan Life Goals klik titik tiga di pojok kanan atas
Yuk mulai siapkan tujuan keuanganmu untuk masa depan melalui fitur Life Goals di OCBC mobile sekarang juga!
Baca juga: Interest Rate Swap: Pengertian, Kelebihan, dan Kelemahannya